Jangan Jogja Lagi


AKU MASIH TRAUMA DENGAN KOTA JOGJA

AKU MERASA HANCUR SAAT INGAT KOTA ITU

AKU MERASA MENGKHIANATI DAN TERKHIANATI ATAS KOTA ITU

AKU BELUM BISA LEPAS DARI BAYANG BAYANG KELAM KOTA ITU

AKU MASIH ENGGAN UNTUK 'MELEPASNYA' KE SANA

AKU MASIH BELUM BISA

AKU MASIH BELUM PERCAYA

NAIF MEMANG

TAPI ITU ADANYA

AKU TRAUMA AKAN KOTA ITU

JANGAN KAU KE SANA

JANGAN KAU MENUJU KOTA ITU

JANGAN TANPAKU

HATI INI BELUM BISA MELEPASMU SENDIRI KE SANA

ENYAHLAH TRAUMA

ENYAHLAH SEMUA KENANGAN YANG ADA DI SANA

ENYAHLAH

Newer Post Older Post

3 Responses to “Jangan Jogja Lagi”

cici silent said...

wowowow! Jogja memang istimewa. (okok)

Rossy Harta Perdana said...

host to teh cici silent..

iya..
istimewa, dasyat..
musti menjual kenangan dari jogja nampaknya untuk terus melangkah..
sebegitu istimewanya sampai terlalu memberatkan untuk dibawa menapaki hidup..

[selamat menempuh hidup baru teh..]

sobatpenghibur said...

Jogja is a fine city..
membuatku selalu merindu ingin mudik.
walau degnan segala kisahnya (manis pun pahit) (okok)