Katakanlah

Hati menyangkal tapi otak memaksa tuk percaya..

Memang lebih baik diucapkan daripada dipendam.

Diucapkan menyakitkan, tak diucapkan akan menyiksa..

Yah, paling tidak ini bukti kalo menyembunyikan sesuatu dariku itu percuma..

Analisa analisa tak selamanya harus dibeberkan semua.
Masih tersimpan beberapa kartu kendali.

Terlalu sering aku menganggap awal segalanya, padahal ini adalah akhir.

Wanita, jika kau tak mampu, maka lepaskan saja.

Kau buat kami sengsara dengan pilihanmu, dengan sikapmu.

Wanita, tak semua wanita itu putih seputih kapas.
Tak jarang wanita kusam, sekusam abu.
Kusut, sekusut "barcode".
Belang, sebelah harimau.
Dan busuk, sebusuk tumpukan sampah.

Saat kau temukan ini, sadarlah, dalam marah dan kecewa *yang berulang ulang* aku masih menjagamu..

-rossy-
Powered by BlackBerry®

Newer Post Older Post

One Response to “Katakanlah”

Sang Cerpenis bercerita said...

wah ini spt curhat ya..tapi curhat ygkeren